6 Alasan Wajib Untuk Datang ke Museum Basoeki Abdullah

Satu tahun yang lalu, saya sempat datang ke pameran Rayuan 100 Tahun Museum Basoeki Abdullah. Pameran tersebut dilaksanakan di Museum Nasional Indonesia dan merupakan pameran untuk mengenang umur 100 tahun dari sang maestro Basoeki Abdullah.

Saya memang bukan orang yang suka seni. Saya malah seringnya buang air seni. Namun, setelah pameran Rayuan 100 Tahun Basoeki Abdullah, saya jadi penasaran untuk datang ke Museum Basoeki Abdullah-nya langsung.

Pada tanggal 23 Agustus, setelah sehari sebelumnya berkunjung ke Museum Indonesia di TMII bersama mama saya, barulah saya berkesempatan untuk datang ke Museum Basoeki Abdullah.

Seperti biasa, jika jalan-jalan di Jakarta saya selalu menggunakan taksi online. Mama saya sempat ngambek sebentar karena jalanan lumayan macet. Ditambah lagi sang supir juga tidak tahu dimana Museum basoeki Abdullah. Kalau mama saya sudah ngambek, biasanya ia suka menyalahkan dengan berkata kalimat seperti:

"Ngapain sih jalan-jalan di Jakarta"

Setelah tanya sana dan sini, akhirnya sang supir berhasil menurunkan kami tepat di depan pintu gerbang museum. Namun, pada saat itu museum sedang memasuki waktu istirahat. Jadinya, saya dan mama saya mencari warung terdekat untuk membeli minuman segar sembari menunggu hingga jam satu siang ketika museum telah buka kembali.

Tepat jam satu siang, museum kembali dibuka. Kalau dilihat dari luar, Museum Basoeki Abdullah terlihat biasa saja dan terkesan memang terlihat seperti rumah pribadi. Namun, begitu kita masuk, kita akan disuguhkan oleh pemandangan yang sangat artsy. Desain interiornya memang sangat cocok bagi sebuah museum yang menampilkan karya-karya lukis dari sang maestro Basoeki Abdullah.

Ada beberapa alasan kalian harus banget datang ke museum ini, yaitu:

1. Museumnya dingin

Jangan kira kalau museum itu tempat yang panas. Di Museum Basoeki Abdullah, semua anggapan itu salah! Museum disini sudah dilengkapi dengan AC. Memang ada sih beberapa ruangan yang saya rasa masih panas. Tapi, secara keseluruhan, saya beserta mama sangat puas dengan kenyamanan temperatur disini!

Liat tuh muka saya terlihat sangat nyaman bukan? Ditambah itu di bagian kanan ada AC-nya :)) 

2. Desain interiornya artsy banget!

Sebenarnya ini gak  perlu dibahas lagi ya. Namanya juga ini museum yang menyimpan koleksi-koleksi pribadi lukisan dari Maestro Basoeki Abdullah, ya wajar aja harus di desain dengan seni yang tinggi. Lukisan-lukisan ditata sedemikian rupa sehingga terlihat seperti tempat-tempat pameran yang sering kita lihat seperti di film-film.

keren kan?

3. Tempat Foto yang Instagram-able

Bagi yang suka foto-foto dan selfie, datang ke museum ini merupakan salah satu tempat yang pas. Di museum ini, banyak spot-spot foto menarik yang cocok buat kamu upload ke Instagram. Kayaknya bukan banyak lagi deh, malahan keseluruhan dari tempat yang ada di Museum Basoeki Abdullah merupakan spot untuk foto semua!


4. Harga Tiket Masuk yang Murah

Jika kalian pikir untuk mengunjungi museum dan berfoto-foto ria ini mahal, kalian salah besar. Karena, untuk memasuki Museum Basoeki Abdullah, kita hanya mengeluarkan uang Rp. 2000 untuk orang dewasa. Tiket masuknya seharga parkir motor. Gila, murah banget bukan? Malahan kalo datangnya rombongan biaya masuknya bisa lebih murah lagi. Selain itu, dengan biaya yang hanya seharga parkir motor tersebut, kita juga dikasih buku panduannya juga, Gila, gila, gila.


5. Banyak Lukisan-lukisan Tokoh Dunia

Dahulu, Basoeki Abdullah memang sering dipanggil untuk melukis para tokoh negara. Ia juga meupakan pelukis Istana pada zaman Presiden Soekarno. Beberapa tokoh negara yang pernah ia lukis adalah Lee Kwan Yew (Perdana Menteri Singapura 1959-1990), Ferdinand Marcos (Presiden kesepuluh Filiphina), Soekarno dan Soeharto (Gak usah dijelasin lagi lah ya), Bhumibol Adulyadej (Raja Thailand yang baru saja meninggal), serta yang paling spesial adalah ketika dia melukis Ratu Juliana dari Belanda. Lukisan Ratu Juliana tersebut hanya ada dua di dunia dan salah satunya terdapat di museum ini. Di Belanda merupakan karya asli dari tangan Basoeki Abdullah langsung, sedangkan yang di museum ini hanya salinannya saja.

"Ini merupakan lukisan Basoeki Abdullah yang memenangkan sayembara melukis di Belanda. Beliau mengalahkan 87 pelukis dari seluruh negara Eropa dan berhasil menjadi juara satu" Ujar sang pemandu museum kepada saya dan mama saya.

Intinya, lukisan yang terdapat di museum ini bukan hasil karya main-main!



tedbudyansyah.tumblr.com


6. Terdapat Kamar Pribadi Serta Koleksi Baju Basoeki Abdullah

Walaupun keseluruhan dari museum ini berupa karya-karya lukisan dari Basoeki Abdullah, namun pihak pengelola tetap mempertahankan kamar yang ditempati Basoeki Abdullah. Tidak seperti ketika saya mengunjungi kamar pribadi Tjong A Fie di Museum Rumah Tjong A Fie, di kamar pribadi Basoeki Abdullah saya tidak merasa aura-aura menakutkan. Tidak seseram kamar pribadinya Tjong A Fie lah. Hehehe


Baju-baju Basoeki Abdullah semasa hidup juga dipajang disini. Kalau dilihat dari bajunya, Ternyata Basoeki Abdullah ini orangnya sangat modis. Wajar sih, dia emang pelukis terkenal.



Hampir dua jam saya dan mama berada di Museum Basoeki Abdullah. Melihat karya-karya lukisan dari maestro Basoeki Abdullah membuat kami hampir lupa waktu. Mama saya yang awalnya malas untuk datang kesini saja malah jadi yang paling tertarik ketika berada di museum.


Bagi kalian yang suka datang ke museum, kalian wajib banget datang kesini! Seperti yang sudah saya bilang diatas, biaya masuknya cuma Rp. 2000 loh. Jangan lupa juga untuk mengajak orang tersayang untuk datang kesini, seperti orangtua, teman. pacar, maupun mantan. #Upss

1 comment:

Post a Comment