Tidak Horror

Sekarang, aku mulai tahu bagaimana rasanya menjadi mahasiswa tingkat 'mendekati akhir'. Saat ini aku baru saja mengikuti kuliah kerja profesi (magang) selama satu bulan di Medan. Supaya tidak terlalu sendirian magang di Medan, aku mengajak satu temanku yang asli dari Bandung untuk magang di Medan.

Sebenarnya, selama magang aku banyak bermain. Kalo istilah di Bandung, banyakan gabut-nya daripada kerjanya. Seandainya aja di dunia kerja beneran kayakgini. Pasti... langsung dipecat.

Destinasi bersejarah yang aku kunjungi pertama kali bersama Lamza di Medan adalah Istana Maimun. Istana Maimun memang sudah tidak asing lagi bagi warga Medan. Tapi, percayalah. Masih banyak warga Medan yang belum pernah masuk ke tempat ini, 

Aku memang sudah pernah datang ke Istana Maimun tahun lalu. Kejadian tidak mengenakkan pun sudah pernah aku alamin bersama keluarga besarku disana. Sosok seorang wanita melayang yang sedang memakai mahkota tengah ikut berfoto bersama keluarga besarku. Aku tidak tahu motivasi wanita ikut muncul di foto. 

Aku dan Lamza berfoto di spot yang sama. Tapi, wanita itu tidak muncul lagi. Mungkin, dia sudah punya kamera baru. Jadi, gak perlu pindah alam lagi untuk ikut foto. 


Tempat kedua yang kami kunjungin adalah Tjong A Fie Mansion. Aku juga udah pernah nge-post tentang rumah istana ini disini. Jadi, kalo mau tahu sejarahnya, langsung di klik saja!

Rumah Tjong A Fie dikenal horor bagi sebagian warga Medan. Kira-kira, rumah ini sudah berumur 1 abad. Lima kali dari umurku yang sekarang. Untuk itu, kami perlu mengajak orang lain untuk ikut menyaksikan wisata sejarah ini. Mereka adalah teman-teman SMA ku, Zharfan, Firman, Farhan, dan Juanda.


Kami berenam dipandu oleh seorang mbak-mbak yang mungkin sudah bosan menceritakan kisah Tjong A Fie. Bayangin aja, setiap hari dia menjelaskan setiap ruangan dan foto-foto yang terpampang. Kalau aku rasa, mbak-mbak ini lebih tahu tentang Tjong A Fie daripada Tjong A Fie nya sendiri.

Aku tidak terlalu antusias mendengarkan penjelasan mbak guide karena sudah pernah datang kesini sebelumnya. Jadi, aku hanya banyak-banyak mengambil setiap momen yang ada. Maklum, foto-foto ku di Tjong A Fie tahun lalu hilang semua.

Keluarga besar Tjong A Fie

Ruang tamu


Tempat tidur Tjong A Fie

Mbak guide nya aja tidur...

Aku juga gak ngerti kenapa bisa ada wine disini...

Rumahnya besar amat cuy!

Ruangan dapur




Dari semua ruangan yang aku kunjungin di rumah Tjong A Fie, ruangan yang membuat aku mual itu sewaktu di kamar tidur nya Tjong A Fie (dia meninggal di tempat tidur itu) dan ketika berada di dapur. Entah kenapa kepala pusing gitu. Emang sih, hawa-hawa nya beda gitu disana. Seperti tidak ada gaya gravitasi. (lah?)

Tapi, buat kalian yang mau datang ke rumah Tjong A Fie jangan takut, Karena, cerita sejarahnya menarik dan perasaan-perasaan yang aku alamin mungkin hanya sugesti atau imajinasi aku aja. Hehehe.

No comments:

Post a Comment